Cara Efektif Belajar Membaca guna Anak Usia Di Bawah 7 Tahun

 

 

Cara Efektif Belajar Membaca guna Anak Usia Di Bawah 7 Tahun
Adakah cara khusus guna mempercepat anak Cara Belajar Membaca? Inilah pertanyaan sangat sering ditanyakan semua orang tua yang mempunyai anak-anak prasekolah.

Jawaban pertanyaan di atas, ada. Hanya butuh memperhatikan situasi anak juga. Jika anak bunda mengidap disleksia atau gangguan dalam membaca, butuh perhatian eksklusif atau durasi masa-masa yang barangkali lebih lama. Jika terdapat kecenderungan disleksia, bunda dan guru perlu menyerahkan semangat dan perhatian khusus. Proses belajar menyimak yang natural sebetulnya bukanlah proses yang cepat atau instan. Semua bertahap.

Ada sejumlah faktor umum guna mengondisikan anak inginkan belajar membaca. Pertama, cara pendekatan dalam belajar. Perlu strategi kreatif guna mendorong anak inginkan belajar. Seperti pendekatan dengan permainan dan menyimak durasi waktu guna menghindari kebosanan. Jika anak bosan, berhentilah.

Kedua, lingkungan. Belajar menyimak perlu misal dan rangsangan dari lingkungan, baik dari dalam rumah, sekolah, maupun lokasi bermain. Di rumah, misalnya, orang tua membudayakan membacakan dongeng kisah anak sebelum mereka tidur. Dengan memperhatikan cerita, di samping belajar mendengarkan, anak-anak bakal mengenal tidak sedikit kosakata, tergolong mengenalkan kisah dan buku-buku yang besok akan mereka ingat saat dewasa.

Ketiga, pada pilihan kitab panduan menyimak untuk menemani belajar.

Keempat, menyimak dan mengenali gaya belajar anak. Apakah ia sesuai dengan model visual, audiotory, kinestetik, atau lainnya.

Kelima, soal daya fokus anak. Anak di bawah umur lima tahun biasa mempunyai daya fokus yang tidak lama. Maka pekalah terhadap situasi ini.

Dari kelima hal di atas, basis bermain laksana masih menjadi yang utama. Perpaduan belajar sembari bermain menjadi urusan yang susah terhindarkan guna anak umur prasekolah. Faktor ketelatenan orangtua dan guru turut dominan membangun keadaan belajar.

Metode teknik cepat menyimak untuk anak ini, sudah diujicobakan pada anak TK. Oleh Ana Widyastuti, S.Pd, M.Pd, Kons., seorang Asesor BAN PAUD dan PNF Jabar, kemudian diterbitkan oleh anakkita dengan judul 25 Jam Aku Bisa Baca. Buku fullcolour ini ditujukan guna anak umur 3-7 tahun.

Dari pelaksanaan Ibu Ana menemani dan melatih anak-anak belajar, selama 90% sukses lebih cepat menyimak dengan metodenya. Ia menganjurkan dalam sehari menyempatkan menemani anak dalam satu jam. Satu jam dipecah ke dalam sejumlah sesi, supaya anak-anak tidak merasakan kebosanan. Metodenya menyimak gambar tanpa melafalkan huruf, langsung memperhatikan kata..3